Tukang Larisin

Tips memilih jasa pembuatan website agar tidak rugi di belakang

Sepuluh pertanyaan yang sebaiknya Anda ajukan sebelum membayar, dan tanda-tanda penawaran yang perlu dicurigai.

Ditulis oleh Tukang Larisin, 28 Oktober 2026. Waktu baca 6 menit.

Harga jasa pembuatan website bisa berbeda sepuluh kali lipat untuk hasil yang sekilas mirip. Masalahnya jarang ada di tampilan. Kerugian biasanya datang belakangan: domain ternyata atas nama penyedia jasa, perpanjangan tahun kedua mahal, atau website tidak bisa diubah tanpa membayar lagi.

Sepuluh pertanyaan sebelum membayar

  1. Domain didaftarkan atas nama siapa? Harus atas nama Anda atau usaha Anda. Kalau atas nama penyedia jasa, Anda bisa kehilangan alamat website saat berhenti berlangganan.
  2. Berapa biaya perpanjangan tahun kedua? Banyak penawaran murah hanya menghitung tahun pertama. Minta angka tahun kedua secara tertulis.
  3. Apakah hosting dan https sudah termasuk? Website tanpa https ditandai "Not secure" oleh browser dan membuat calon pembeli ragu.
  4. Berapa kali revisi sebelum tayang? Dan apa yang dihitung sebagai satu revisi.
  5. Berapa biaya mengubah isi setelah tayang? Harga dan menu pasti berubah. Tanyakan apakah perubahan kecil termasuk atau dihitung per permintaan.
  6. Apakah bisa dibuka cepat di HP? Minta contoh website buatan mereka, lalu buka sendiri di HP Anda dengan data seluler, bukan Wi-Fi.
  7. Apakah Google Maps ikut dikerjakan? Untuk usaha lokal, profil Google Maps sering mendatangkan lebih banyak chat daripada website itu sendiri.
  8. Apakah ada pengaturan dasar SEO? Minimal judul halaman, deskripsi, dan sitemap, supaya Google bisa mengenali website Anda.
  9. Kalau berhenti berlangganan, apa yang diserahkan? Pastikan file website dan akses domain diserahkan, bukan dihapus.
  10. Siapa yang bisa dihubungi kalau website bermasalah? Dan seberapa cepat biasanya dibalas.

Biaya yang sering muncul belakangan

  • Perpanjangan domain dan hosting tahun kedua yang jauh lebih mahal dari tahun pertama
  • Biaya "maintenance" yang baru disebut setelah website jadi
  • Plugin atau tema berbayar yang lisensinya atas nama penyedia jasa
  • Biaya pemindahan saat Anda ingin pindah ke penyedia lain
  • Foto produk atau penulisan isi yang ternyata tidak termasuk

Tanda penawaran yang perlu dicurigai

  • Menjanjikan "pasti halaman 1 Google" dalam waktu singkat. Tidak ada yang bisa menjamin itu
  • Tidak bisa menunjukkan contoh website yang masih aktif
  • Menolak menuliskan rincian biaya
  • Meminta pembayaran penuh di awal tanpa tahapan
  • Tidak bisa menjelaskan siapa pemilik domain

Murah atau mahal, mana yang lebih baik?

Untuk UMKM, yang penting bukan murah atau mahal, tapi apakah biayanya jelas dan apakah websitenya mendatangkan chat. Website satu halaman yang cepat, dengan harga, foto asli, dan tombol WhatsApp, sering lebih menghasilkan daripada website sepuluh halaman yang lambat dibuka.

Sebagai pembanding, kami menulis semua komponen biaya kami secara terbuka di halaman harga jasa pembuatan website, termasuk contoh total biaya tahun pertama. Kalau usaha Anda baru mulai, halaman jasa pembuatan website UMKM menjelaskan apa saja isi website yang benar-benar dibutuhkan.